ForexSignal88

Pasca Surat Mnuchin, Dolar AS Masih Dalam Tekanan


Pasca Surat Mnuchin, Dolar AS Masih Dalam Tekanan

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan redanya tensi perang dagang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1627, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3052, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7170 dan USDJPY ditutup melemah di level 111,24.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1634, GBPUSD bergerak di level 1,3046, AUDUSD di level 0,7172 dan yen di level 111,38.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit kurang membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi melepas sejenak kepemilikan dolar AS yang muncul pasca data tenaga kerja AS membaik sehingga dukungan utama terhadap kenaikan suku bunga the Fed semakin menguat. Namun akan adanya Brexit, membuat semua pergerakan langsung berubah dengan nuansa pelemahan dolar AS.

Apalagi Steven Mnuchin, Menteri keuangan AS berkirim surat ke China untuk berusaha menghindarkan diri dari perang tarif yang akan dilakukan Trump dalam waktu dekat. Berbarengan dengan surat Mnuchin, ternyata Kanada juga akan segera ikut setuju dalam NAFTA sehingga makin meredakan tensi perang dagang antar negara.

Komentar Trump dan Powell sebelumnya telah membuat perubahan tren yang buruk bagi dolar AS di mana the Fed diharapkan memikirkan kenaikan suku bunganya. Namun faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor akan mulai berhasilnya perundingan NAFTA, sangat mendukung upaya greenback untuk melemah lagi di hari ini, mengingat upaya dunia dalam menghindari perang dagang akan berhasil sehingga aksi safe haven dolar AS kembali ditinggalkan jelang AS merilis data inflasinya.

Kondisi tensi perang dagang yang sedikit meningkat memang dan akan membuat aksi safe haven tetap muncul dan tampaknya tren ini sedang berlangsung sepanjang hari ini dengan harapan ini bisa terjaga dengan menguatnya dolar AS.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters


Sumber berita forexsignal88.com

Share Social Media


Comments