Investing

Eskalasi Ancaman Perang Dagang AS - China Pukul Mata Uang


Eskalasi Ancaman Perang Dagang AS - China Pukul Mata Uang

Investing.com - Dolar AS beranjak variasi pada Senin pagi di sesi Asia sedangkan dolar Australia dan yuan China terus melemah terhadap greenback.

Penurunan dolar AS itu mengikuti ancaman oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Jumat bahwa ia mempertimbangkan tarif tambahan yang signifikan pada impor China yang berpotensi menutupi keseluruhan impor AS. Ancaman tersebut mengirim mata uang dan ekuitas tertekan.

Indeks Dolar AS, yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang, bergerak dari kerugian ke keuntungan dan naik tipis 0,04% menjadi 95,42 pada pukul 09.56 WIB. Pada hari Jumat, semua indeks ekuitas utama di AS jatuh dan indeks Asia diperdagangkan di zona merah pada Senin pagi.

Trump mengancam untuk memberlakukan tarif tambahan bagi produk China senilai $267 miliar selain tarif senilai $200 miliar yang telah disepakati oleh uji publik sebelumnya. Trump mengatakan bahwa tarif atas barang-barang China senilai $200 miliar bisa "berlangsung sangat cepat, tergantung pada apa yang terjadi dengan mereka."

Yuan China melemah, dengan pasangan USD/CNY meningkat 0,24% menjadi 6,8612.

Di bawah, dolar Australia menyentuh level terendah 2,5 tahun pada hari Jumat dengan pasangan AUD/USD naik 0,01% ke 0,7106, yang pertama kalinya dolar Australia diperdagangkan di bawah 71 sen AS sejak Februari 2016. USD/IDR terus menunjukkan kekuatan Rupiah pada awal pekan ini setelah seluruh stakeholders di Indonesia bersatu.

AS dan China adalah mitra dagang utama Australia. Sengketa perdagangan yang sedang berlangsung serta ketergantungan negara tersebut pada investasi asing telah dikombinasikan untuk memberi tekanan kepada mata uangnya.

“AUD menembus di bawah level teknikal utama pada hari Jumat dan mencoba di bawah $0,7 itu tidak dapat dikesampingkan dalam jangka pendek. Sorotan akan tetap tertuju kepada berita utama perdagangan dengan segala dampak negatif kepada China yang kemungkinan akan terus menyakiti AUD,” beber Cherelle Murphy di ANZ. (Sumber)

Lonjakan pasangan USD/CNH juga membantu telah mendorong dolar Australia turun. Pasangan ini diperdagangkan naik 0,02% menjadi 6,8718.

Di tempat lain, pasangan USD/JPY bergerak datar di 111,03.


Sumber Berita investing.com

Share Social Media


Comments