Investing

Dolar AS & Aussie Mundur oleh Kekuatan Pound & Euro


Dolar AS & Aussie Mundur oleh Kekuatan Pound & Euro

Investing.com - Dolar jatuh pada hari Rabu dipengaruhi oleh pergerakan pound Inggris dan Euro yang naik setelah terjadi terobosan dalam pembicaraan Brexit, sementara itu dolar Aussie tergelincir meskipun data menunjukkan surplus perdagangan negara itu pada bulan Juli lebih baik dari yang diperkirakan.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya, turun tipis 0,11% menjadi 94,97 pada pukul 12.30 WIB. Dolar, secara luas dilihat sebagai aset safe haven baru-baru ini pada saat terjadi gejolak karena statusnya sebagai mata uang cadangan dunia, telah menguat 8% sejak akhir bulan Maret, dan mata uang di pasar negara berkembang menerima pukulan.

"Dolar terus menghadapi sisa tekanan dari pound yang melambung di tengah spekulasi terbaru atas Brexit. Berapa lama kenaikan ini bisa bertahan masih harus dilihat, tetapi itu mendorong pembelian kembali mata uang Eropa lainnya seperti euro dan franc Swiss untuk saat ini," sebut Takuya Kanda, manajer umum di Gaitame.com Research.

Pasangan AUD/USD diperdagangkan merosot 0,3% dan melayang di dekat level terendah sejak Mei 2016 karena pasangan ini menerima pukulan berat dari gejolak terbaru di pasar negara berkembang. Dolar Aussie sekarang telah jatuh sekitar 8% sepanjang tahun 2018.

Surplus perdagangan Australia pada bulan Juli adalah A$1,551 miliar, di atas perkiraan ekonom sekitar A$1,4 miliar, data pada hari Kamis menunjukkan.

Ketidakpastian yang menyelimuti prospek ekonomi China, mitra dagang utama Australia, juga membebani Aussie.

Sementara itu, mata uang peso Argentina mencapai rekor terendah awal pekan ini dan krisis lira Turki menjadi berita utama pada akhir bulan Agustus. Rand Afrika Selatan juga jatuh pada tingkat 2% terhadap dolar, dan itu menandai tingkat terendah sejak awal 2016. Setengah dari penurunan itu sebagian karena kontroversi atas undang-undang perampasan tanah negara. Sementara itu, rupiah Indonesia memberikan perlawanan kenaikan terhadap dolar setelah Bank Indonesia melakukan beberapa langkah intervensi.

Di tempat lain, Pasangan USD/JPY turun 0,1% menjadi 111,42, sedangkan pasangan USD/CNY bertambah 0,1% menjadi 6,8414 di mana Bank Rakyat China (PBoC) menetapkan tingkat paritas yuan di 6,8217 vs penetapan hari Rabu di 6,8266.


Sumber Berita investing.com

Share Social Media


Comments