Investing

Dolar & Yen Jatuh, Italia Revisi Rencana Anggaran


Dolar & Yen Jatuh, Italia Revisi Rencana Anggaran

Investing.com - Dolar AS dan yen Jepang merosot pada hari Rabu dalam laporan bahwa pemerintah Italia akan memotong defisit anggarannya menjadi 2% dari GDO pada 2021. Pemerintah memperkirakan defisit 2,4% pada tahun 2019 dan 2,2% di tahun 2020 .

Rasio utang terhadap PDB negara saat ini mencapai 131%, dan pemerintah berharap untuk memangkas rasio menjadi 127% pada tahun 2021, menurut laporan.

Euro meningkat 0,3% terhadap dolar setelah berita.

Indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, diperdagangkan pada 94,98 pukul 11.30 WIB, melemah 0,2%.

Yen Jepang di sisi lain juga melemah di mana pasangan USD/JPY naik tipis 0,01% menjadi 113,68.

Awal pekan ini, kekhawatiran atas keuangan Italia memberikan beberapa dukungan baik untuk yen dan dolar AS setelah anggota parlemen senior Italia Claudio Borghi mengatakan sebagian besar masalah negara akan terselesaikan jika negara itu mengadopsi mata uang nasional.

Di tempat lain, pasangan AUD/USD diperdagangkan 0,2% lebih rendah setelah data mengungkapkan persetujuan pembangunan di Australia secara tidak terduga menurun 9,4% pada bulan Agustus.

"Dolar Aussie yang beranjak melemah ini sangat membantu perekonomian Australia," ujar Paul Bloxham, kepala ekonom HSBC Holdings Plc (LON:HSBA) Australia dan melihat mata uang jatuh dari dekat 72 sen AS ke 68 sen pada pertengahan tahun depan. "Jenis pelonggaran yang kami harapkan dari mata uang selama sembilan bulan ke depan adalah setara dengan 25 basis poin dari pelonggaran pada tingkat suku bunga."


Sumber Berita investing.com

Share Social Media


Comments