Investing

Dolar Melandai, Yuan Cetak Pelemahan selama 7 Pekan


Dolar Melandai, Yuan Cetak Pelemahan selama 7 Pekan

Investing.com - Yuan melemah pada hari Jumat saat mata uang China ini tampaknya akan mencatat penurunan mingguan ketujuh dan merupakan penurunan terpanjang sejak tahun 2015. Sementara itu, dolar AS juga tergelincir pada hari Jumat.

Pasangan USD/CNY meningkat 0,14% menjadi 6,8030 pada pukul 11.40 WIB. Yuan anjlok hampir 6% sejak awal Juni karena para pedagang khawatir bahwa pihak berwenang akan menahan diri untuk melakukan intervensi besar agar bisa membendung penurunan yuan selama tidak ada tanda aksi jual spekulatif perdagangan.

Beberapa analis percaya pemerintah China mungkin lebih memilih mata uang yang lebih lemah untuk mengimbangi dampak perang dagang dengan AS.

Kemerosotan yuan atas dasar perdagangan akan mengimbangi hambatan pada pertumbuhan China dari dua putaran pertama tarif yang dikenakan oleh AS, Goldman Sachs Group (NYSE:GS) mengatakan.

"Investor memahami bahwa Bank Rakyat China (PBoC) tidak berencana untuk campur tangan dan telah terbiasa dengan volatilitas dua arah yang lebih tinggi," ungkap Ken Cheung, ahli strategi mata uang senior Asia di Mizuho Bank Ltd.

Sementara itu, Indeks Dolar AS, yang melacak greenback terhadap sejumlah mata uang lainnya, juga tergelincir 0,06% ke 94,51 jelang laporan PDB kuartal kedua yang akan dirilis hari ini. Presiden AS Donald Trump pada awal pekan ini menyatakan ketidaksenangannya atas kekuatan mata uang Dolar.

USD/JPY menguat 0,13% terhadap dolar pada hari Jumat di tengah spekulasi bahwa Bank of Japan dapat mengurangi kembali program stimulus moneter.

Di tempat lain, pasangan AUD/USD beranjak 0,12% menjadi 0,7387.


Sumber Berita investing.com

Share Social Media


Comments