ForexSignal88

Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama


Dolar AS Terus Desak Mata Uang Utama

ForexSignal88.com l Jakarta, 13/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan dan ingin melanjutkan sisi penguatannya lagi.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1670, GBPUSD ditutup mendatar di level 1,3204, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7406 dan USDJPY ditutup menguat di level 112,52.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1665, GBPUSD bergerak di level 1,3182, AUDUSD di level 0,7414 dan yen di level 112,68.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan berhasil membaik dengan besar, dengan pemicu perang dagang yang masih panas di mana pemerintah AS telah menambah dengan tarif 10% yang baru senilai $200 milyar kepada produk asal China, membuat investor ragu terhadap masa depan ekonomi global, sehingga mereka butuh aset pengaman sejenak pasca rilisnya data tenaga kerja AS tersebut. Kondisi ini tentu masih menguntungkan dolar AS sebagai mata uang pengaman atau safe haven.

Babak pertama perang dagang sudah meletus, babak selanjutnya kemungkinan akan berlanjut, di mana Trump juga sudah mempersiapkan pengurangan tarif nanti hingga bisa total mencapai $500 milyar per tahunnya, atau senilai defisit perdagangan tahun lalu.

Situasi safe haven memang tidak bisa dihindarkan dengan pertimbangan menghindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang imbal hasil yang tidak pasti suku bunganya, di mana latar belakang dolar AS masih didukung oleh rencana kerja the Fed yang senang menaikkan suku bunganya pada masa mendatang, menjadi poin utama pendukung indeks dolar menguat.

Peluang penguatan indeks dolar memang terbuka karena investor melihat peluang data inflasi AS memang akan meninggi, seperti semalam data inflasi konsumen juga sudah menunjukkan poin utama bagi pendorong naiknya suku bunga the Fed. Inflasi inti untuk tahunannya sedang berada di level terbaiknya kembali seperti di tahun 2012 lalu sehingga nuansa normalisasi kebijakan moneter inilah yang masih akan terus menopang penguatan dolar AS.

Belum adanya proses negosiasi perang dagang justru tetap akan menopang indeks dolar, apalagi Trump yang sedang berkunjung ke Eropa, melancarkan serangan-serangan yang mengarah kepada nuansa penguatan dolar AS.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters


Sumber berita forexsignal88.com

Share Social Media


Comments