ForexSignal88

Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump


Dolar AS Masih Dalam Tekanan Jelang Pengumuman Tarif Baru Trump

ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan rencana pengumuman tarif baru bagi China.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1621, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3068, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7150 dan USDJPY ditutup menguat di level 112,05.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1629, GBPUSD bergerak di level 1,3072, AUDUSD di level 0,7151 dan yen di level 112,05.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi mengoleksi kembali terhadap kepemilikan dolar AS yang muncul pasca data tenaga kerja AS membaik sehingga dukungan utama terhadap kenaikan suku bunga the Fed semakin menguat. Upaya surat Steven Mnuchin, Menteri keuangan AS yang bertujuan agar China terhindar dari perang tarif yang akan dilakukan Trump dalam waktu dekat, nampaknya tidak akan membuahkan hasil. Berbarengan dengan surat Mnuchin, ternyata data sentimen Michigan dan penjualan eceran AS membaik pula, sehingga dukungan naiknya suku bunga the Fed kembali muncul.

Komentar Trump dan Powell sebelumnya telah membuat perubahan tren yang buruk bagi dolar AS di mana the Fed diharapkan memikirkan kenaikan suku bunganya. Namun faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor belum berhasilnya perundingan NAFTA, sangat mendukung upaya greenback untuk menguat lagi di hari ini, mengingat upaya dunia dalam menghindari perang dagang akan gagal sehingga aksi safe haven dolar AS kembali menguat jelang AS merilis tarif baru bagi China.

Kondisi tensi perang dagang yang sedikit meningkat memang dan akan membuat aksi safe haven tetap muncul dan tampaknya tren ini sedang berlangsung sepanjang hari ini dengan harapan ini bisa terjaga dengan menguatnya dolar AS. Kondisi ini memang tidak terus diharapkan Trump, namun jika pemaksaan kehendak Trump dengan tarif barunya tidak bisa dihindarkan, maka indeks dolar sudah bersiap untuk menguat kembali.

Trump berencana memberikan tarif senilai $200 milyar produk asal China karena dianggap tidak adil dalam melakukan perdagangan. Sejauh ini pihak China akan tetap melayani tantangan AS tersebut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters


Sumber berita forexsignal88.com

Share Social Media


Comments