Investing

AS Tuduh China dengan Penipuan, Yen Jepang Melaju & Pesanan Safe-Heaven Melemah


AS Tuduh China dengan Penipuan, Yen Jepang Melaju & Pesanan Safe-Heaven Melemah

Investing.com - Yen Jepang melaju pada hari Selasa di Asia di banding safe-haven, karena selera risiko investor terluka setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengumumkan tuduhan terhadap Huawei Technologies Co Ltd China dengan penipuan.

Pejabat Jaksa Agung Matthew Whitaker membenarkan selama konferensi pers bahwa Departemen Kehakiman sedang mencari ekstradisi CFO Huawei Meng Wanzhou dari Kanada.

Tuduhan datang menjelang pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara China dan AS minggu ini, yang akan dimulai pada hari Rabu. Wakil Perdana Menteri China Liu He akan bertemu dengan delegasi AS yang dipimpin oleh Perwakilan Dagang Robert Lighthizer di Washington.

"Ada peluang yang jauh lebih kecil sekarang bahwa kita mendapatkan sesuatu yang positif dari negosiasi perdagangan ini," beber Nick Twidale, Kepala Petugas Operasi di Rakuten Securities dalam laporan Reuters.

"Ini kemungkinan akan berdampak buruk bagi aset berisiko seperti saham dan kami memperkirakan dolar/yen dan dolar Australia berada di bawah tekanan," kata Twidale.

Pasangan USD/JPY naik 0,1% dikisaran 109,30 pada pukul 11.18 WIB.

Berita itu tampaknya tidak berdampak pada yuan China, karena pasangan USD/CNY diperdagangkan mendekati datar di 6,7434.

Indeks dolar AS - yang melacak greenback terhadap mata uang lainnya sedikit berubah pada $95,40 - setelah para pedagang tetap berhati-hati menjelang pertemuan dua hari Federal Reserve. Banyak pengamat Fed mengharapkan bank sentral AS untuk berdiri teguh pada suku bunga pada hari Rabu dan menggembar-gemborkan sikap yang lebih dovish pada kebijakan moneter.

Perhatian investor kemungkinan akan terfokus pada konferensi pers Ketua Fed Jerome Powell dan program pengurangan neraca bank sentral yang sedang berlangsung. Konferensi pers Powell akan mengikuti rilis keputusan Fed.

The Wall Street Journal melaporkan Jumat bahwa bank sentral hampir menghentikan program pemangkasan neraca.

Sementara itu, Dolar Australia tergelincir terhadap dolar AS pada hari Selasa di tengah penilaian yang sangat suram dari kondisi saat ini dari bisnis Australia.

Kondisi bisnis Bank Nasional Australia jatuh ke 2 pada bulan Desember dari 11 sebelumnya pada bulan November. Rata-rata jangka panjang ialah 6.

Pasangan AUD/USD turun dengan segera setelahdata dirilis tetapi sekarang turun dari posisi terendah hariannya. Pasangan ini terakhir diperdagangkan di level 0,7160, turun 0,2%.


Sumber Berita investing.com

Share Social Media


Comments