ForexSignal88

Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS


Komentar Optimistis Ekonom ECB Menjadi Beban Bagi Dolar AS

ForexSignal88.com l Jakarta, 07/06/2018 – Beban dolar AS pada sesi perdagangan kemarin datang dari euro di mana mata uang tunggal 19 negara Eropa tersebut tetap mendekati level tertinggi dua minggu terhadap banyak saingannya pada awal hari Kamis ini, pada meningkatnya keyakinan pasar bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan mengumumkan bakal mengakhiri program stimulusnya pada akhir tahun pada rapat kebijakan di pekan depan.

Kepala ekonom ECB Peter Praet, sekutu dekat Presiden ECB Mario Draghi, mengatakan bahwa ECB akan berdebat di minggu depan mengenai apakah akan mengakhiri program pembelian obligasi pada akhir tahun ini.

Sementara itu Jens Weidmann, kepala bank sentral Jerman, mengatakan harapannya bahwa ECB akan mengakhiri program pembelian obligasi pada akhir tahun ini adalah sebuah langkah yang masuk akal, sementara mitranya dari Belanda, Klaas Knot, mengatakan tidak ada alasan untuk melanjutkan program pelonggaran kuantitatif bank tersebut.

Pernyataan itu mendorong euro ke level tertinggi dua minggu di $1,1795 pada hari Rabu. Mata uang bersama itu terakhir diperdagangkan pada $1,1781, memperpanjang kenaikannya sejauh minggu ini menjadi 1,0 persen.

Kyosuke Suzuki, direktur forex di Societe Generale, mengatakan bahwa dalam waktu dekat, pasar forex akan cenderung didorong oleh euro. Menurutnya, euro dapat bergerak 100 pips (satu sen) dengan cukup mudah oleh komentar dari para pejabat kunci bank sentral Eropa.

ECB telah memperdebatkan apakah akan mengakhiri program pembelian obligasi sebesar 2,55 triliun euro ($2,23 triliun) yang belum pernah terjadi sebelumnya pada tahun ini karena ancaman deflasi telah berlalu.

Hingga kini masih banyak pelaku pasar yang terkejut dan dalam kebingungan karena mereka mengira ketidakpastian yang disebabkan oleh krisis politik di Italia dapat membuat para pembuat kebijakan ECB berhati-hati dalam memberikan petunjuk untuk mengakhiri program stimulus pada pertemuan kebijakannya pada 14 Juni.

Sementara itu yen Jepang tampak melemah terhadap banyak mata uang karena meredanya kekhawatiran atas politik Italia dan reli saham global berbasis teknologi yang meningkatkan sentimen risiko.

Dolar AS memperpanjang pemulihan dari level terendah lima minggu di 108,09 yen yang disentuh pada 29 Mei dan terakhir mencapai 110,15 yen, setelah mencapai tertinggi dua minggu di level 110,27 pada akhir perdagangan AS pada hari Rabu.

Namun, kekhawatiran tentang friksi perdagangan bisa membuat sandungan pada dolar AS terhadap yen karena Presiden AS Donald Trump tampaknya akan bertikai dengan pemimpin Kelompok Tujuh (G7) lainnya pada pertemuan mereka di akhir pekan ini.

Sumber berita: ForexSignal88, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Lombardi Letters


Sumber berita forexsignal88.com

Share Social Media


Comments