Investing

Koalisi Italia Runtuh, Euro Menguat vs Dolar Lemah


Koalisi Italia Runtuh, Euro Menguat vs Dolar Lemah

Investing.com - Euro menguat terhadap dolar pada hari Senin, setelah presiden Italia bergerak untuk menghalangi penunjukan menteri ekonomi yang berpandangan skeptis terhadap Uni Eropa, sehingga memperkuat sentimen investor terhadap mata uang tunggal Euro.

EUR/USD menguat 0,38% di 1,1694 pada pukul 15.11 WIB, rebound dari level terendah enam bulan hari Jumat di 1,1644.

Euro didorong naik setelah partai-partai populis Italia membatalkan upaya mereka untuk membentuk pemerintahan koalisi setelah Presiden Sergio Mattarella memblokir nominasi dari seorang menteri keuangan yang skeptis terhadap euro.

Investor khawatir bahwa koalisi dapat membahayakan keanggotaan Italia di zona euro, tetapi ketidakpastian politik tetap tinggi di tengah prospek pemilihan umum yang baru.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, melemah 0,24% pada 93,98, tertekan turun akibat euro yang lebih kuat.

Euro juga beranjak tinggi terhadap yen, dengan EUR/JPY meningkat 0,46% ke 128,00, menjauh dari level terendah sebelas bulan di 127,72 yang dicapai pada hari Jumat pekan lalu.

Dolar secara fraksional terdorong naik terhadap yen, di mana USD/JPY ada di 109,46 setelah naik ke level tertinggi hari ini di 109,84.

Permintaan dolar telah didukung setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa tim AS telah memasuki Korea Utara untuk mempersiapkan usulan KTT antara Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, meskipun tanda tanya melingkupi seputar pembicaraan tersebut.

Pound terdorong lebih tinggi, setelah GBP/USD meningkat 0,19% ke 1,3321.

Dolar Australia dan Selandia Baru juga melaju positif, AUD/USD di 0,19% untuk diperdagangkan pada 0,7561 dan NZD/USD naik 0,46% ke 0,6946.

Volume perdagangan tampaknya akan tetap ringan pada hari Senin karena pasar di AS dan Inggris juga tutup libur.


Sumber Berita investing.com

Share Social Media


Comments