ForexSignal88

Dolar AS Perlahan-lahan Terkoreksi


Dolar AS Perlahan-lahan Terkoreksi

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya akan mulai mengalami saat-saat aksi ambil untungnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1649, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3295, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7547 dan USDJPY ditutup menguat di level 109,38.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1699, GBPUSD bergerak di level 1,3310, AUDUSD di level 0,7554 dan yen di level 109,46.

Sebelumnya di perdagangan akhir pekan kemarin, indeks dolar AS sempat diperdagangkan menguat dan kembali mendekat ke level tertinggi 5 bulannya namun diiringi dengan mulai turunnya juga imbal hasil obligasi pemerintah AS yang sudah di bawah level 3% yang merupakan level psikologis di dekat level tertinggi 7 tahun terakhir. Yield obligasi AS tenor 10 tahun berada di angka 2,9%, namun tetap membuat isyarat ke investor bahwa investasi di AS masih lebih menjanjikan daripada negara maju lainnya.

Data ekonomi AS akhor pekan juga turut membantu dolar AS untuk positif, di mana sentimen Michigan dan pesanan barang tahan lama sedikit menggugah hati gembira dari investor. Hasil Fed minutes juga sedikit bernada dovish dan sudah diantisipasi oleh investor bahwa suku bunga the Fed memang masih akan naik, akan tetapi hanya berlaku secara bertahap.

Dalam motulen juga disebutkan bahwa tingkat inflasi AS akan dibiarkan di atas angka 2% dalam jangka waktu yang lama, namun keinginan Presiden Trump untuk tetap hadir dalam pertemuan denuklirisasi Korea Utara telah membalikkan semua keinginan pasar untuk menekan dolar waktu itu, berbalik mencari dolar lagi karena potensi safe haven langsung ditinggalkan.

Pagi ini, sisi-sisi aksi ambil untung muncul sesaat di kala tim Gedung Putih sedang berdialog dengan Korea Utara dalam upaya persiapan pertemuan 12 Juni nanti di Singapura. Euro sendiri sepertinya masih sulit bangkit di saat gejolak politik Italia masih belum reda. Dolar Australia masih bisa tersenyum meski harga minyak dunia tumbang dengan rencana OPEC dan Rusia yang ingin memperbesar pasokan minyaknya.

Pound dan yen kembali bergairah, berikut juga Swiss franc, meski gejolak mata uang safe haven juga mulai rontok seiring dengan rencana pertemuan denuklirisasi tersebut. Investor hanya akan melihat pertemuan perjanjian perdagangan AS dan China di pekan ini, apakah bisa berhasil atau malah menimbulkan perang dagang lagi.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC


Sumber berita forexsignal88.com

Share Social Media


Comments